Kamis, 15 Agustus 2013

Wartawan ? itu spesies apa sih di dunia jurnalistik ? Here you go... (Part I)

wartawan itu sama dengan kaum profesional lainnya seperti dokter, pengacara, akuntan dan dosen. buat jadi seorang wartawan, kita juga butuh keterampilan khusus, khususnya di bidang menulis dan berbicara. Dulu, profesi wartawan masih dipandang sebelah mata. Tidak banyak orang yang tertarik pada profesi ini, kecuali karena minat dan bakat yang sangat kuat atau lantaran ada semangat 'panggilan hidup'. Hal ini dikarenakan karena dulu media cetak dan elektronik masih sangat terbatas. tidak seperti sekarang, dimana media cetak dan elektronik sangat menguasai masyarakat.

profesi wartawan saat ini sangat berkembang pesat. secara kualitas, mayoritas wartawan masa kini adalah sarjana atau mereka yang pernah mengikuti pendidikan tinggi. Secara kuantitas, semakin banyak pula orang yang memilih profesi wartawan. bukan hanya para lulusan fakultas komunikasi atau jurnalistik, tetapi juga sarjana ilmu pengetahuan lainnya. secara penampilan, kini wartawan-wartawan tampil gagah, energik, tampan, cantik, rapi serta tidak lepas dari gadget. lebih dari itu, profesi wartawan zaman sekarang juga cukup populer, terutama mereka yang bekerja di televisi. ada beberapa wartawan yang kemudian ngetop atau terkenal laksana selebritas. nama dan wajahnya dikenal masyarakat karena sering tampil di layar kaca, baik sebagai reporter maupun pembaca berita (news anchor)

berikut syarat-syarat buat menjadi seorang wartawan,
1. Bisa dan hobi menulis
2. terampil berbicara
3. peduli dan cinta bahasa
4. senang bergaul dengan banyak orang
5. senang berpetualang
6. menyukai tantangan
7. siap bekerja di bawah tantangan
8. panjang telinga, hidung tajam

wartawan juga memiliki klasifikasinya, yaitu:
1. wartawan koran
2. wartawan majalah dan wartawan tabloid
3. wartawan radio
4. wartawan televisi
5. wartawan infotainment
6. wartawan online
7. wartawan foto/ fotografer

Wartawan bekerja 26 jam !!
profesi wartawan memang cukup unik. ketika orang lain bangun tidur di pagi buta, banyak wartawan sudah sibuk meliput di lapangan. ketika orang lain sudah istirahat dan kembali tidur lelap di malam hari, lebih banyak lagi wartawan yang masih meliput berita dan berkutat di kantor untuk menerbitkan berita lewat surat-surat kabar atau menayangkannya di layar televisi. dalam dunia wartawan, seakan tidak pernah ada siang dan malam.

wartawan bekerja 26 jam! hal ini adalah sebuah ungkapan untuk menggambarkan betapa pekerjaan wartawan sesungguhnya tidak dibatasi oleh siang dan malam. kapan saja wartawan harus siap siaga meliput berbagai peristiwa untuk ditulis dan disiarkan sebagai berita. tidak peduli ia sedang liburan sekalipun, jika dikontak redakturnya karena ada peristiwa yang harus diliput, maka wartawan harus berangkat dan meninggalkan liburannya. memang tidak ada aturan tertulis, tetapi telah menjadi kecenderungan atau tradisi bersama bahwa wartawan tidak boleh berkelit atau menghindari tugas-tugas peliputan dalam situasi dan kondisi apapun, kecuali sedang cuti atau sakit. malah terkadang, wartawan yang sedang berlibur pun ketika menjumpai suatu peristiwa besar, merasa bersalah dan berdosa jika tidak meliputnya, atau minimal memberitahukan redaktur dan temannya tentang adanya peristiwa besar itu. seakan ada kewajiban moral dan profesi bahwa wartawan tidak boleh menghindar apalagi menutup-nutupi informasi. ia harus memasang mata dan telinganya sepanjang waktu. bukan lagi 24 jam, melainkan 26 jam!

sampai sini dulu pembahasan kita tentang wartawan, selanjutnya kita akan ngebahas masalah gaji wartawan! para calon wartawan harusnya sih penasaran, nih :p oke ciaoooo ....


sumber : The Journalist (Zaenuddin H.M.)


Senin, 05 Agustus 2013

JOBS on Youth On The Move!

Siapa yang gak tau radio Mustang 88 FM ? Radio yang udah berdiri hampir 26 tahun ini jelas akrab di telinga para pendengar radio Jakarta, khususnya remaja dan dewasa. Nah, tanggal 30 Maret kemarin, mustang baru aja mengadakan acara Hai Sobat “Youth On The Move” di Tennis Indoor Senayan. Dan JOBS dapet kesempatan buat ngeliput acara tersebut. Acara Youth On The Move ini mulai dari jam 11.00 - 23.00. Guest Star yang di hadirkan juga merupakan band dan penyanyi yang lagi di gandrungin anak-anak muda. Sweet As Revenge, Souljah, Thirteen, Ras Muhammad, Princess, Killing Me Inside, Vierratale dan Tipe-X meramaikan acara Youth On The Move sabtu itu. Bukan cuma band sama penyanyi aja yang eksis disini, tapi ada juga komunitas-komunitas anak muda di Jakarta yang di hadirkan spesial di acara ini. Mereka di buatkan booth camp khusus untuk setiap komunitasnya. Ada IZOC (Indonesian Zombie Club), Komunitas Beatbox, Independent Dance, Komunitas saxophone dan komunitas-komunitas lainnya yang juga ikut memeriahkan acara ini.



salah satu crew JOBS (Novia) lagi wawancara komunitas IZOC nih! ditemenin zombie-zombie cantiknya tuh :D










Aksinya Independent Dance nya Indonesia nih !









Gak Cuma lapangan Tennis Indoor yang dipenuhi oleh booth-booth komunitas, stand makanan dan sponsorship, Hall utama Tennis Indoor juga semarak dengan penampilan para guest star acara Hai Sobat Youth On The Move ini. Panitia sampai kewalahan menghadapi para pengunjung yang sebagian besar remaja, yang mengantri di pintu masuk Hall untuk menyaksikan aksi idola mereka dari dekat. Panitia terpaksa menahan mereka karena Hall utama Tennis Indoor sudah overload karena banyaknya pengunjung yang datang.

Sebenarnya mereka bisa aja menyaksikan acara dari lantai 2. Namun, mungkin karena jaraknya yang lumayan jauh dari panggung, mereka lebih memilih untuk menonton di bawah atau bisa dibilang di depan panggung persis. Crew JOBS yang datang hari itu, memilih naik ke lantai 2 untuk tetap dapat menyaksikan jalannya acara dan menyelamatkan ‘oksigen’ dan kamera masing-masing dari “acara” desak-desakan dibawah yang sangat, bisa dibilang, brutal. Saat itu yang tampil adalah band Thirteen. Raynald, sang vokalis, membuat para penggemarnya terhanyut pada lagu-lagu yang mereka bawakan hingga bernyanyi bersama. Band metalcore asal Jakarta ini sukses bikin Tennis Indoor “shaking” sore itu. Siapapun yang berada disana pasti bakal ngerasain euphorianya. 


                                            aksi Raynald waktu 'menggetarkan' Tennis Indoor

Setelah Thirteen berhasil membuat Tennis Indoor berkeringat, giliran Ras Muhammad yang beraksi. Sebelum Ras Muhammad tampil, crew JOBS berhasil ke backstage, seizin panitia mustang fm tentunya, untuk meliput acara lebih dekat. Suatu kebanggaan tersendiri untuk para crew JOBS, bisa ada disatu tempat yang sama dengan para jurnalis -jurnalis senior dan lebih profesional yang juga datang hari itu.

Dengan alunan musik Reggae yang khas, Ras Muhammad berhasil menggoyang Tennis Indoor malam itu. Bukan hanya para pengunjung, tapi juga para panitia Youth On The Move yang ada di sana, semua ikut terhanyut pada aksi panggung Ras Muhammad. Ras juga menyertakan ‘pembawa bendera’ merah putih yang ikut bergoyang bersamanya di atas panggung sebagai salah satu tanda rasa nasionalis yang tinggi. 





Ras Muhammad. Salam Reggae untuk Indonesia!







setelah Ras Muhammad berhasil menggoyang Tennis Indoor, giliran Princess yang tampil. Tennis Indoor gak goyang ataupun shaking. guess why? Yup! penontonnya, terutama yang boys, sibuk merhatiin personil-personil Princess yang bisa dikategorikan ke daftar cewek-idaman-setiap-pria. salah satu crew JOBS (re: Aldi) pun jadi lebih sering angkat kamera buat foto-fotoin mereka hihi :)

Crew JOBS tidak sempat mengikuti acara sampai selesai dikarenakan satu dua hal. tapi diluar itu semua, kita seneng banget karena udah dapet pengalaman super luar biasa. kita, mahasiswa broadcasting yang bahkan belum dapet gelar sarjana, dengan bermodalkan kartu PERS JOBS dan kamera, udah bisa ada disatu tempat yang sama dengan wartawan dan media profesional yang hadir hari itu. rasanya itu We-O-We. berasa udah jadi wartawan beneran!! lebay? gapapa. yang penting pengalamannya hebat dan gak terlupakan :D

Kenang-kenangan crew JOBS di Youth On The Move :)


itu tadi sedikit sharing kita tentang event mustang fm yang berhasil kita liput. kita juga punya tips-tips buat kalian yang mau jadi calon-calon wartawan kaya kita. check this out, pals....

1. sebelum liputan, periksa semua kelengkapan buat liputan. kartu Pers harus udah stand by di badan. pastiin baterai kamera penuh dan bawa baterai cadangan buat jaga-jaga kalo baterai yang satu habis. 

2. pastiin kalo kalian tau dimana tempat acaranya berlangsung. jangan sampai waktu udah di lokasi malah bingung cari tempat acaranya dan waktu kalian abis cuma buat cari tempat. yang kaya gini bisa bikin ketinggalan "moment".

3. waktu udah sampai di lokasi, langsung cari bahan buat liputan. kumpulin informasi tentang acaranya, guest star nya dan semua hal yang menyangkut acara tersebut. ambil stock gambar yang di anggap perlu.

4. jangan malu buat minta izin masuk ke backstage sama panitia penyelenggara dan minta izin wawancara artis ke manajernya. harus pasang muka tembok + muka super manis + super melas biar di izinin masuk. hal ini sangat berlaku kalo kartu PERS yang kita punya belom setaraf kartu pers nya media ternama. 

5. Jangan Alay! norak boleh tapi jangan alay! gak usah teriak-teriak histeris waktu kalian ada di depan artis-artis favorit kalian. yang kaya gini mencoreng image jaim wartawan.

6. Enjoy the show. liputan boleh. tapi jangan lupa buat nikmatin acaranya. kalian tetep boleh kok joget-joget depan panggung kaya penonton yang lain. kalo udah kaya gini, kalian bakal nikmatin liputan kalian. so selamat mencobaaaaa ! \('o')/

-JOBS Y.A.I-